-
Pada hujan, dititipkan berbagai cerita
Sebentar saja seperti diberi aba-aba
Yang diam bisa berdiri sempurna
Pernah coba apa itu yang dikatakan rela
Malah yang seolah lupa datang menerpa
Itu kenapa tidak ada kata lupa
Selama hujan masih ada -
Sebentar lagi, hati ini akan melebam.
Rindu tak mau berhenti memukulnya dengan geram.
Gedebam. Lalu karam. -
Akan ada masanya,
Saat jantungmu berdebar bisa ku dengar
Saat sentuhmu melekat bisa ku sikat
Saat pelukmu menyergap, bisa ku dekap
Saat senyummu tersimpul, bisa ku kumpul
Akan ada masanya, kita berada pada titik terdekat, tanpa ada sekat. -
Mimpi
Selamat datang di dunia mimpi!
Dimana kita bersatu tanpa terbesit ragu
Dimana kita saling menyentuh tanpa disiksa rinduSelamat datang di dunia mimpi!
Tempat tidak ada khayalan karena telah bermetamorfosa menjadi kenyataan
Tempat apa yang dicita-citakan telah tersublim menjadi kenangan
Selamat datang di dunia mimpi!
Kau yang selalu punya waktu dan aku yang tidak perlu menunggu
Kau yang ingat pulang dan aku yang tidak perlu datangSelamat datang di dunia mimpi!
Lahan tunggal dimana aku bisa mencumbumu tanpa diganggu
Lahan tunggal dimana aku bisa menjelajahimu sesukakuSelamat datang di dunia mimpi!
Aku enggan bangun. -
Susunan rindu seperti apa yang kau butuh?
Akan aku bangun dengan peluh
Demi secenti kepalamu agar berbalik melihatku yang sedang terenyuh -
"Aku candu pada cemburumu yang mulai berhenti menghujamku"
-
Apakah separuh candu berlaku di duniamu?
Kalau begitu biarkan separuhku candu berjarak denganmu.
Separuhku yang lain candu mendoakanmu.
Rindu. -
"Jika mengeja namamu berbuah pahala, entah sudah sesibuk apa malaikat di pundak kananku sekarang bekerja."
wp (via wandypopok)
-
"Kelak, kau yang akan buta dengan kebenaran. Karena tidak pernah merinduiku dengan benar benar."
-
Lalu, akan aku kantongi semua rindu yang aku punya
Jika nanti ada yang meminta, maka suka rela kubagi padanya
Ah, tapi tetap saja percuma
Tidak ada namamu kutemukan diantaranya




